Jumat, 02 Agustus 2013

[Bekas Bandara] Kemayoran : Baik-baik Saja




Tanggapan Artikel Christie Damayanti :
[Bekas Bandara] Kemayoran : Apa Kabar Sekarang?

Sebagai orang yang lahir dan besar di Kemayoran, saya katakan bahwa kawasan kemayoran baik-baik saja.

Dalam artikel mbak Christie Damayanti yang berjudul [Berkas Bandara] Kemayoran : Apa Kabar Sekarang?, secara keseluruhan apa yang disampaikan mbak Christie betul adanya.

Tapi tidak betul juga jika di kawasan tempat (alm.) H. Benyamin Sueb dan Dik Doang, itu kurang lahan terbuka hijaunya. Masih luas kok ruang terbuka hijaunya di beberapa tempat. Sangat lapang.

Memang banyak pembangunan gedung-gedung tinggi di kemayoran, tapi pedestrian dan ruang terbuka hijau juga masih sangat luas. Hanya saja memang kadang terihat kurang terawat.

Soal adanya anak-anak yang main di jembatan penyeberangan, itu sih memang anak-anaknya saja yang ‘nyari-nyari’ sensasi, wong lapangan rumput masih banyak kok di sekitarnya.

Dalam artikel tersebut juga dikatakan ada terowongan yang ‘menyeramkan’. Ah.. gak juga kok.. lalu lintas atau pejalan kaki di situ bisa berseliweran dengan aman. Terowongan itu sepi karena memang jalur itu hanya untuk berputar arah saja, bukan jalur utama lalu lalang kendaraan.

Terowongan itu menuju ke MGK (Mall Glodok Kemayoran) jika dari arah Jl. Gunung Sahari melalui jalan industri, maka berbelok/berputar di terowongan tersebut. Tapi sebaliknya, jika dari MGK biasanya tidak perlu lagi melewati terowongan tersebut karena bisa langsung melalui Jl H. Benyamin Sueb.

Di pagi hari kawasan kemayoran sangat enak untuk berjalan-jalan pagi atau berolah raga, udara sejuk, ruang terbuka hijau yang lapang, pedestrian yang luas, termasuk melewati terowongan tersebut.

Aman kok. Nih saya saja suka ajak anak-anak putri saya jalan pagi kalo ber-hari minggu di Kemayoran. :)

by Erri Subakti
01 August 2013
jakarta.kompasiana.com