Jumat, 13 Juni 2014

Ada SPG 'plus-plus' Juga di PRJ.. Tarif 300 ribu - 2 Juta


Tidak seperti biasanya, Kemayoran saat ini terlihat begitu padatnya dengan kendaraan bermotor, apa lagi jika hari Sabtu dan Minggu. Maklum, tempat ini akan selalu padat untuk satu bulan lebih ke depan.

Pekan Raya Jakarta, yang setiap tahun diselenggarakan di Kemayoran ternyata menyimpan sisi lain, bukan saja sebagai ajang pameran terbesar, mulai dari elektronik sampai dengan kendaraan mewah bisa kita nikmati.

Namun, ada pemandangan yang berbeda juga di tengah gebyar ajang tahunan itu. Apa itu..?

Pemandangan kita akan terganggu dan menyita perhatian, puluhan SPG menjadi daya pikat tersendiri di ajang event tahunan Jakarta ini. Pakaian mereka cukup menantang seolah mengenduskan bisikan nakal bagi pria hidung belang, alias suka 'berburu keringat' di atas selimut.

Seorang pengunjung, sebut saja 'Dhani' menceritakan pengalamannya tentang berburu para SPG di Pekan Raya Jakarta, Kemayoran. Misalkan sewaktu mendekati SPG salah satu perusahaan rokok ternama dengan modus pura-pura menjadi pembeli.

Bermodalkan sebungkus rokok mild yang dibelinya dari SPG tersebut, serta ditambah gaya bicara Dhani yang nakal dan langsung menembus sasaran. Pemuda itupun memperoleh nomor handphone gadis yang tengah menawarkan rokok tersebut.

Kostum yang dikenakan para SPG PRJ memang rata-rata bermodel minim dan ketat. Lelaki mana yang tidak terjerat dengan cara mereka berpakaian. Dan apa yang dilakukan Dhani, bukanlah baru pertama kalinya.. bahkan pemuda itu berkali-kali mengencani SPG 'plus-plus' itu.

Ketika ditanya tentang tarif SPG 'plus-plus' itu, Dhani mengungkapkan, "biasanya mereka meminta bayaran 300 ribu sampai 2 juta.. tapi bisa juga gratis, kalo bisa basa-basinya.."

Alhasil, barulah kita mengetahui bawa di PRJ ternyata tersimpan sisi lain gadis-gadis yang memiliki 'double job' antara jadi SPG dan penjaja seks. Kendati gaji per hari sekitar 250 ribu, namun merekapun punya rencana lain jika memiliki banyak uang.

ceritamu.com