Sabtu, 11 Oktober 2014

Kebakaran Cempaka Mas Sumur Batu Telan Dua Korban



Dua korban kebakaran di permukiman warga Cempaka Mas, di Jalan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (9/10/2014) malam sudah diketahui identitasnya. Yaitu, Rohaya (35), dan putranya, Rian yang baru berusia tiga tahun. Kedua jenazah sudah dilarikan ke RSCM untuk di autopsi.

"Yang meninggal ibu dan anaknya," singkat Hidayat, Warga Sumur Batu. Hidayat mengatakan, api bermula dari rumah Rohaya. Saking cepatnya, api langsung menyebar ke puluhan rumah lainnya. "Cepet banget, langsung nyebar," ucapnya.

Menurut petugas Damkar di lokasi, penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik. "Kebakaran diduga karena arus pendek," kata seorang petugas pemadam kebakaran.

Jenazah Korban Kebakaran di Sumur Batu Dibawa ke Tegal

Jakarta, Rohaili (42) tidak kuasa menahan air mata saat menanti proses autopsi Rohaya (35) dan Viano (3) RSCM. Jasad ibu dan anak yang menjadi korban kebakaran di Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat itu akan dimakamkan di Tegal, Jawa Tengah.

Rohaya dan Viano tewas akibat kebakaran yang menghanguskan 7 rumah di RT 9 RW 7, Jl Lancar 1, Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Jumat (10/10/2014) dini hari.

Rohaili menceritakan kronologis kebakaran yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB itu. Saat itu, ia tengah berada di luar rumah. Sementara anak dan istrinya berada di dalam rumah lantai 2.

"Kakak saya bilang, anak saya nangis terus. Lalu saya masuk rumah, naik ke lantai 2 ternyata sudah mulai ada api," kata Rohaili saat ditemui di RSCM, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (10/10/2014).

Saat ia berusaha menyelamatkan anaknya, api semakin membesar. Keponakannya, Andi (25) jatuh dari lantai 2 saat hendak mengevakuasi keduanya.

"Saya teriak dari bawah, saya suruh loncat tapi nggak dengar dia," katanya masih sambil menahan tangis.

Setelah pemadaman selesai, anak dan istrinya ditemukan telah berada di tepi sungai dengan posisi saling berpegangan. Badan keduanya hangus terbakar.

Usai proses autopsi, keduanya akan langsung dibawa ke kampung halamannya di Tegal. "Ini mau langsung dibawa pulang," tutur bapak 2 anak ini.

Kediaman Rohaili ditinggali 2 keluarga. Rohaili merupakan kuli bangunan sementara istrinya adalah buruh cuci (sebelumnya ditulis pembantu). Belum diketahui apa penyebab kebakaran ini. Namun diduga dipicu oleh korsleting listrik.

Sumber : Okezone & detikNews